BRMP Agroklimat Kembangkan Irigasi Presisi untuk Modernisasi Budidaya Bawang Putih di Lembang
Lembang – Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian (BRMP Agroklimat) melaksanakan perakitan tahap pertama jaringan irigasi presisi untuk mendukung efisiensi pengairan dan modernisasi budidaya bawang putih di lahan Blok B10–11, Lembang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari survei dan perancangan sistem irigasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Perakitan tahap pertama mencakup pemasangan infrastruktur jaringan irigasi dengan kombinasi metode drip irrigation (irigasi tetes) dan hose irrigation (irigasi selang), yang dilengkapi dengan unit pompa sebagai sumber tenaga pengairan. Infrastruktur tersebut telah terpasang dan siap mendukung kegiatan operasional pengairan di lahan.
Berdasarkan spesifikasi perakitan, jaringan irigasi dirancang untuk melayani lahan seluas 0,26 hektare dengan panjang jaringan mencapai 1.500 meter menggunakan pipa HDPE berukuran 0,5 inci dan 210 meter pipa PVC berukuran 1,5 inci. Sistem ini didukung pompa berkapasitas debit 10 liter per detik, berdaya 2 HP atau setara 1,5 kW, dengan outlet berukuran 2 inci.
Penerapan irigasi presisi ini menjadi bagian dari upaya pengembangan teknologi pengairan yang lebih terukur dan efisien dalam mendukung budidaya hortikultura. Melalui pengaturan distribusi air yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas penggunaan air serta mendukung pengelolaan lahan pertanian yang lebih modern.
Tahap selanjutnya adalah pemasangan dan integrasi perangkat Internet of Things (IoT) untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian pengairan secara otomatis. Setelah integrasi tersebut, sistem akan diuji dan dianalisis untuk mengevaluasi efisiensi serta kinerja operasionalnya.
Pengembangan jaringan irigasi presisi ini merupakan salah satu langkah BRMP Agroklimat dalam mendukung digitalisasi pertanian, khususnya melalui penerapan teknologi agroklimat dan hidrologi yang dapat menunjang pengelolaan air secara lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.