BRMP Agroklimat Perkuat Koordinasi Stakeholder untuk Pengembangan Agro-climate Intelligence
Bogor – Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian (BRMP Agroklimat) melaksanakan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai langkah awal pengembangan Agro-climate Intelligence. Kegiatan ini merupakan bagian dari komponen B-CARE yang bertujuan mendukung pengembangan sistem informasi pertanian berbasis data dan kecerdasan iklim.
Koordinasi dan kunjungan lapang dilaksanakan di empat provinsi, yaitu Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan melalui diskusi, pertukaran informasi, serta kunjungan ke instansi terkait untuk menghimpun data dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Agro-climate Intelligence.
Dalam pelaksanaannya, koordinasi dilakukan melalui kunjungan kepada BRMP di tingkat provinsi, pemerintah kabupaten setempat, serta BPTPH atau Direktorat Perlindungan Tanaman. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi untuk menggali informasi mengenai kondisi wilayah dan kebutuhan data yang diperlukan dalam mendukung pengembangan sistem.
Selain memperkuat koordinasi antarlembaga, kegiatan ini juga mencakup pengumpulan informasi terkait kejadian banjir, kekeringan, organisme pengganggu tumbuhan (OPT), serta berbagai data pendukung lainnya. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem Agro-climate Intelligence yang mampu mendukung pemantauan kondisi pertanian dan penyediaan informasi yang relevan bagi pengguna.
Melalui koordinasi ini, BRMP Agroklimat mendorong sinergi antara berbagai pihak agar pengembangan Agro-climate Intelligence dapat berjalan sesuai kebutuhan dan karakteristik wilayah. Kolaborasi serta ketersediaan data yang memadai diharapkan dapat mendukung pemanfaatan informasi iklim dalam pengambilan keputusan di sektor pertanian.
Pengembangan Agro-climate Intelligence akan terus berlanjut melalui tahapan berikutnya, dengan melibatkan para pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan data dan informasi dalam mendukung pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim.