• Jl. Tentara Pelajar No. 1 A
  • (0251) 8312760; (0813 8909 1091 WA chat only)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Standar Pelayanan Publik
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
      • Pengadaan
    • Standar Operasional Prosedur (SOP)
      • SOP Subbagian Tata Usaha
      • SOP Tim Kerja Program dan Evaluasi
      • SOP Tim Kerja Layanan dan Pendayagunaan Hasil
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
    • Buletin Hasil penelitian
    • Warta
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
    • Layanan Publik
    • Layanan Internal
Thumb
563 dilihat       09 April 2026

AWD, Inovasi Pengairan Hemat Air untuk Hadapi Tantangan Musim Kering

BRMP Agroklimat — Air menjadi faktor kunci dalam budidaya padi, terutama saat beberapa wilayah mulai menghadapi ketidakpastian musim dan ancaman kekeringan. Menjawab tantangan tersebut, Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian terus mendorong penerapan inovasi teknologi pengelolaan air, salah satunya melalui metode Alternate Wetting and Drying (AWD).

AWD merupakan teknik pengairan sawah berselang, yaitu mengatur kondisi lahan secara bergantian antara tergenang dan kering. Metode ini dinilai praktis, mudah diterapkan petani, serta mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air tanpa mengorbankan produktivitas.

Prinsip dan Penerapan AWD di Lapangan

Penerapan AWD dapat dimulai beberapa hari setelah tanam. Pada tahap awal, lahan digenangi setinggi 2–5 cm dari permukaan tanah, kemudian air dibiarkan berkurang secara bertahap. Ketika tinggi muka air turun hingga sekitar 15 cm di bawah permukaan tanah, irigasi kembali dilakukan hingga mencapai genangan sekitar 5 cm.

Siklus ini berlangsung berulang dengan interval waktu yang bervariasi, umumnya antara 1 hingga 10 hari, tergantung kondisi tanah, cuaca, dan fase pertumbuhan tanaman. Namun demikian, pada fase kritis seperti bunting, penyiangan, dan pemupukan, pengelolaan air perlu disesuaikan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

Pemanfaatan Pipa Kontrol Sederhana

Untuk memantau kondisi air tanah secara akurat, AWD memanfaatkan alat sederhana berupa pipa paralon berlubang yang dipasang di lahan sawah. Pipa ini bekerja seperti piezometer, yaitu mengukur tinggi muka air di dalam tanah.

Pipa dipasang dengan cara ditanam ke dalam tanah, menyisakan sekitar 15–20 cm di atas permukaan. Bagian bawah pipa dilubangi dan dilapisi kain kasa agar tanah tidak masuk. Penempatan pipa sebaiknya di lokasi yang mudah dijangkau dan mewakili kondisi rata-rata lahan, sehingga memudahkan pemantauan oleh petani.

Keunggulan AWD

Penerapan AWD memberikan berbagai manfaat nyata bagi petani, antara lain:

  • Efektif diterapkan pada lahan dengan ketersediaan air terbatas
  • Menghemat penggunaan air irigasi hingga sekitar 20 persen
  • Memperbaiki kondisi perakaran dan struktur tanah
  • Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman kekeringan
  • Menekan emisi gas rumah kaca dari lahan sawah
  • Mengurangi serangan hama tertentu, seperti penggerek batang

Dengan berbagai keunggulan tersebut, AWD tidak hanya menjadi solusi adaptasi terhadap perubahan iklim, tetapi juga berkontribusi pada pertanian berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan.

Komitmen BRMP dalam Inovasi Teknologi Pertanian

Melalui diseminasi teknologi AWD, BRMP Kementerian Pertanian menunjukkan komitmennya dalam mendukung petani menghadapi tantangan iklim dan keterbatasan sumber daya air. Inovasi sederhana namun efektif ini diharapkan dapat diadopsi secara luas guna meningkatkan efisiensi usaha tani padi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Ke depan, BRMP akan terus mengembangkan dan menguji teknologi agroklimat dan hidrologi pertanian yang adaptif, aplikatif, serta mudah diterapkan di tingkat lapangan.

Prev Next

- BRMP Agroklimat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Mengenal Perekayasaan Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, Upaya Mewujudkan Modernisasi Pertanian
    24 Jul 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Siaga Menghadapi Kekeringan: Mengintip Prediksi di Pulau Jawa
    14 Jul 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Evaluasi Laporan Tengah Tahun Anggaran 2026 BRMP Agroklimat
    14 Jul 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Mentan Amran Tingkatkan Produktivitas Pertanian Merauke Lewat PM AAS
    06 Jul 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Pendampingan Program Strategis Perkuat Percepatan Tanam dan Swasembada Pangan
    03 Jul 2026 - By BRMP Agroklimat

tags

awd irigasi hemat air pengairan sawah

Kontak

(0251) 8312760; (0813 8909 1091 WA chat only)
(0251) 8323909
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar No. 1 A
Kel. Menteng, Kec. Bogor Barat
Kota Bogor - Jawa Barat
Indonesia 16111

Website: agroklimat.brmp.pertanian.go.id

© 2024 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian. All Right Reserved