BRMP Agroklimat Dorong Budaya Pilah Sampah sebagai Agen Perubahan
Bogor — Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian (BRMP Agroklimat) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian lingkungan dan penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) melalui pengelolaan sampah di lingkungan kantor.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemilahan sampah anorganik dari aktivitas operasional sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan pegawai di lingkungan BRMP Agroklimat sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian dan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Pada Semester I 2026, BRMP Agroklimat berhasil memilah 354,40 kg sampah anorganik yang terdiri atas kertas, plastik, beling, dan logam.
Sampah kertas menjadi jenis yang paling dominan dengan jumlah 267,60 kg, terdiri atas duplek sebanyak 188,50 kg, kardus 65,50 kg, dan buku bekas 13,60 kg. Selanjutnya, sampah plastik yang berhasil dipilah mencapai 69,60 kg, meliputi berbagai jenis kemasan plastik, PET bening dan biru, serta tutup botol.
Selain itu, terkumpul 12,00 kg sampah beling berupa botol kaca bekas sirup dan kecap, serta 5,20 kg sampah logam berupa kaleng bekas.
Pemilahan dilakukan melalui ruang pilah sampah yang telah disediakan di lingkungan kantor. Sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya kemudian dikumpulkan untuk mendukung proses pemanfaatan dan daur ulang, sehingga material yang masih memiliki nilai guna tidak langsung berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata BRMP Agroklimat dalam membangun budaya peduli lingkungan di tempat kerja. Melalui keterlibatan pegawai, kebiasaan memilah sampah diharapkan dapat menjadi bagian dari perilaku sehari-hari sekaligus mendorong setiap individu untuk berperan sebagai agen perubahan.
Komitmen tersebut tidak hanya diterapkan dalam aktivitas perkantoran, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Mari terus menjadi agen perubahan, mulai dari tempat kerja dan mulai dari kebiasaan kita sendiri.