• Jl. Tentara Pelajar No. 1 A
  • (0251) 8312760; (0813 8909 1091 WA chat only)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Standar Pelayanan Publik
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
      • Pengadaan
    • Standar Operasional Prosedur (SOP)
      • SOP Subbagian Tata Usaha
      • SOP Tim Kerja Layanan Pengujian
      • SOP Tim Kerja Program dan Evaluasi
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
    • Buletin Hasil penelitian
    • Warta
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
123 dilihat       06 April 2026

Waspada Kemarau 2026: Lebih Kering dan Berdurasi Panjang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa kondisi kemarau tahun 2026 berada pada kategori bawah normal. Artinya, musim kemarau tahun ini berpotensi lebih kering dibandingkan kondisi rata-rata serta datang lebih awal, sehingga durasinya menjadi lebih panjang.

Berdasarkan analisis klimatologi, kondisi ini merupakan bagian dari dinamika iklim tahunan di Indonesia. Meskipun tidak selalu berkaitan langsung dengan fenomena El Niño, indikasi kekeringan yang lebih intens sudah mulai terlihat dan perlu diantisipasi sejak dini.

Adapun makna dari kondisi kemarau bawah normal antara lain:

  • Curah hujan lebih rendah dari biasanya (lebih kering)
  • Awal musim kemarau lebih cepat
  • Durasi kemarau menjadi lebih panjang

Terkait fenomena global, BMKG menyampaikan bahwa kondisi El Niño saat ini masih berada pada fase netral hingga pertengahan tahun 2026. Namun demikian, terdapat peluang terjadinya El Niño lemah hingga moderat pada semester kedua tahun 2026.

Beberapa catatan penting yang perlu menjadi perhatian:

  • Akurasi prediksi El Niño umumnya hanya andal untuk jangka waktu hingga 3 bulan ke depan
  • Diperlukan kehati-hatian serta keahlian dalam menginterpretasikan hasil model iklim
  • Perubahan iklim berpotensi memberikan dinamika atau “kejutan” terhadap pola cuaca
  • Sinyal kemarau yang lebih panjang dan kering sudah mulai terlihat secara nyata

Dalam menghadapi kondisi tersebut, sektor pertanian perlu melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak terhadap produksi dan ketahanan pangan.

Langkah antisipasi yang direkomendasikan meliputi:

  • Identifikasi wilayah terdampak kekeringan
  • Optimalisasi pengelolaan jaringan irigasi (rehabilitasi, embung, pompanisasi)
  • Percepatan tanam di wilayah yang masih memiliki potensi air
  • Pengaturan pola tanam sesuai kondisi iklim dan ketersediaan air
  • Penggunaan varietas tahan kekeringan
  • Kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Selain itu, peran penyuluh pertanian menjadi sangat penting dalam mendukung kesiapsiagaan di lapangan. Penyuluh diharapkan dapat:

  • Memantau dan menyampaikan informasi resmi dari BMKG dan BRMP Kementerian Pertanian
  • Mendata jumlah serta sebaran pompa, irigasi perpompaan (irpom), dan sumur
  • Mengusulkan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) sebagai penerima bantuan sesuai kebutuhan

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipatif sejak dini, diharapkan dampak kemarau 2026 dapat ditekan seminimal mungkin, serta keberlanjutan produksi pertanian tetap terjaga.

 

Sumber: Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG (5 April 2026)

#BMKG #InfoCuaca #Kemarau2026 #ElNino2026  #PerubahanIklim

Prev Next

- BRMP Agroklimat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Kolaborasi Teknologi BRMP Agroklimat dan BRMP Tanaman Industri dan Penyegar
    02 Apr 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Kemarau Makin Kejam, Petani Harus Makin Cerdas! Ini Teknologi yang Jadi Penyelamat Panen
    30 Mar 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Hemat Air hingga 20%, Kementan Dorong Pengelolaan Air Sawah Hadapi Kemarau
    27 Mar 2026 - By BRMP Agroklimat
  • Thumb
    Otomasi Pertanian Vertikal: Solusi Pangan Masa Depan di Lahan Sempit
    17 Mar 2026 - By BRMP Agroklimat

tags

el nino kemarau

Kontak

(0251) 8312760; (0813 8909 1091 WA chat only)
(0251) 8323909
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar No. 1 A
Kel. Menteng, Kec. Bogor Barat
Kota Bogor - Jawa Barat
Indonesia 16111

Website: agroklimat.brmp.pertanian.go.id

© 2024 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian. All Right Reserved